Dampak Rutin Konsumsi Alkohol pada Kulit!

Rating
5/5
Share on facebook
Share on twitter
Share on email
Share on whatsapp

Dampak dari Rutin Konsumsi Alkohol pada Kulit!

Sahabat pandawa, kamu tau gak sih konsumsi alcohol dapat berpengaruh pada kesehatan kulit? Adapun dampak dari rutin konsumsi alkohol pada kulit, mulai dari melebarnya pori-pori, penuaan dini, dehidrasi, dan membuat kulit terlihat tegang karena adanya penekanan yang berlebihan. Seseorang yang mengkonsumsi alcohol dengan rurin juga dapat mempercepat penuaan dini.

Meskipun tidak mengkonsumsi alcohol secara berlebihan, tetapi pola konsumsi alcohol secara berlebihan, konsumsi yang teratur dapat memberikan efek pada psikis dan psikologis seseorang. Alcohol memberikan efek yang berbeda beda kepada masing-masing seseorang. Tergantung pada berat badan, fungsi hati, usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatannya.

Konsumsi alcohol sangat berpengaruh dengan fungsi hati. Terkait dengan system pencernaan, alcohol memiliki efek yang buruk.

Berikut adalah dampak dari rutin konsumsi alkohol pada kulit yang wajib kamu ketahui!

  1. Melebarkan Pori-pori

Alcohol dapat melebarkan pori-pori kulit yang menyebabkan timbulnya komedo hitam dan komedo putih. Bila kondisi ini tidak diobati dengan benar maka dapat menyebabkan papula kulit yang bisa meradang (benjolan seperti lesi) dan jerawat kistik. Dalam jangka waktu yang lama, perubahan kulit akan semakin parah ditandai dengan adanya jaringan parut yang permanen.

  1. Mempercepat Penuaan Kulit

Selain dapat melebarkan pori-pori, efek dari seringnya mengkonsumsi alcohol juga dapat mempercepat proses penuaan pada kulit dan menggangu kesehatan kulit lainnya. Seperti, keriput, bengkak, kekeringan, pipi merah, dan pembentukan kapiler ungu di kulit. Alcohol dapat mengurangi kadar vitamin A yang merupakan peranan penting dalam memproduksi kolagen dalam tubuh. Seiring berjalannya waktu dan usia, produksi kolagen dalam tubuh akan berkurang dan kehilangan elastin dalam tubuh yang dapat menyebabkan wajah tampak kendur.

  1. Dehidrasi Kulit

Alkohol dapat mengeringkan seluruh tubuh, termasuk kulit. Ketika kulit dan bagian mata yang menguning. Kondisi ini merupakan salah satu tanda penyakit hati dari alkoholik. Karena beberapa minuman alkoholjuga dapat menyebabkan reaksi kulit. Jenis alergi terhadap bahan-bahan yang ditemukan dalam alkohol ini dapat menyebabkan gatal-gatal.

  1. Memicu Rosacea

Jika wajahmu memerah saat minum, kemungkinan kamu memiliki kondisi rosacea. Kondisi kulit  adalah dampak rutin konsumsi alkohol yang menyebabkan wajah terutama pipi, hidung, dagu dan dahi memerah. Minum alcohol terkadang dapat memicu rosacea flare. Menurut beberapa penelitian, alkohol dapat meningkatkan peluang terkena rosacea jika kamu belum memiliki sebelumnya.

  1. Meningkatkan Selulitis

Minum alcohol terlalu banyak juga dapat membuat kamu lebih rentan terkena selulitis, infeksi bakteri yang biasa mempengaruhi bagian kaki bawah. Kondisi ini membuat kulit mudah mengalami kemerahan, bengkak, nyeri, dan hangat saat disentuh. Bakteri penyebab sifilis masuk ke tubuh melalui kulit, infeksi ini sering kali serius dan kamu membutuhkan antibiotic untuk mengobati.

  1. Kulit Menjadi Tegang

Mengkonsumsi alcohol juga dapat memberikan tekanan pada kulit. Untuk meminimalkan ketegangan pada kulit. Karena alcohol dengan memperbanyak konsumsi air putih untuk menjaga hidrasi dalam tubuh. Kombinasi ini dapat meminimalkan efek berbahaya dari alkohol pada kulit dengan menghidrasi jaringan dan kulit.

Nah, tadi adalah beberapa dampak dari rutin konsumsi alkohol. selain dapat mengganggu kesehatan kulit, meminum alkohol terlalu sering juga dapat mengganggu fungsi hati dan kesehatan tubuh lainnya.